Minggu, 22 April 2018

Tuts Hitam

Tuts Hitam

Suatu kala perkusi mengecoh luas permukaan label berdimensi pada ultramari kaca gudang buku dengan telusuk satire yang menyindir beberapa kalimat untukku. Perlahan aku mencari berbagai urutan tahun yang ada dalam perpustakaan ku masih kah orang orang disini disebut kutu buku, dan kenyataannya masih tak ada perubahan terjadi pada karakter tokoh perwatakan yang berada disekitar tempat ini mereka melakoni setiap parafrase begitu indah, kapan kita melampaui batas sederhana dalam sederetan angka - angka yang sudah ditentukan ilmu science. xeric sudah lingkungan yang berada dalam transluminar ini acapkali ku pandangi dan berfikir kaktus pun dapat tumbuh disini. aku harus mencari tak mungkin hanya hitam putih saja yang harus ku pandang, warna masih kukejar. Engkau yang berpaling diluar tempat menikmati kondisi lapangan hijau untuk dandelion.

Sorry, sometimes you must to flash back and think how the world make you meet your couple in the past, i can't love someone whose have the strongest iron. Don't just think about yourself, because it's namely egoism but think everything in our surrounding be better. So God remind you in every step it flash to help you




Trauma : Keseimbangan vibrasi dan longitudinal di bastille day mendoakanmu wahai Putri yang berada dalam senja, impian dalam masa depan termegah. Aku ingin diri itu adalah kasih ku yang terduduk di atas batu melihat kawan- kawannya berenang ke tepian, memperhatikanmu yang menjadi tokoh dalam metonimia dan syair ini. Bila kau mengiyakan Molukas sebagai pijakkan terakhirmu maka izinkan aku untuk pulang pada daratan kasih itu sebagai tempat bersanding ku sejenak beristirahat.

Ratu, Akulah sang pelukis kuda besi dalam pacuan dirgayuana dan mandala saat kau berusaha menghubungi sahabat pena mu yang menelantarkan pelana dalam kitabku yang memudarkan proses vitrivikasi kaca gudang buku sang putri

Kaulah ketulusan hati yang terbebas dan terbiasa keluar dari masa kesenjangan itu, usaha yang takkan sia-sia. saya bisa dengan doa, saya bisa dengan usaha, saya bisa dengan langkah, saya bisa dengan tekun, karena aku pun salah satunya yang insan yang berusaha menghapus ketakutan dalam masa sulit. Akulah penyatu materi berharga yang sangat sulit kau genggam, yang enyahkan kamu dari katrina. Kamu masih yang terbaik kupandang dalam dimensi osheaga. Bersama bulan Kagura kau terjaga dalam keseimbangan harmoni kau ku takluk. kuringkas engkau dalam penanda bacaan '' Kutunggu Juliana Gefrinda''

Senin, 22 Januari 2018

Dosis radiasi dalam kedokteran nuklir

Dosis radiasi untuk tubuh dari prosedur prosedur kedokteran nuklir adalah tidak ada uniform karena radioisotop cenderung untuk terkonsentrasi pada organ tertentu.
Radiofarmaka adalah senyawa kimia yang mengandung atom radioaktif dalam strukturnya dan digunakan untuk diagnosis atau terapi. Dengan kata lain, radiofarmaka merupakan obat radioaktif.
Sediaan radiofarmaka dibuat dalam berbagai bentuk kimia dan fisik yang diberikan dengan berbagai rute pemberian untuk memberikan efek radioaktif pada target bagian tubuh tertentu.
Beberapa contoh rute pemberian: per oral (kapsul dan larutan), intravena, intraperitoneal, intrapleural, intratekal, inhalasi, instilasi melalui tetes mata, kateter urin,  kateter intraperitoneal dan shunts.
Bentuk fisika dan kimiawi sediaan radiofarmaka dapat berupa unsur (Xenon 133, krypton 81m), ion sederhana (iodida,pertechnetate), molekul kecil yang diberi label radioaktif, makromolekul yang diberi label radioaktif, partikel yang diberi label radioaktif, sel yang diberi label radioaktif. Informasi selanjutnya dapat dilihat
 Kedokteran Nuklir
Radiofarmaka dimanfaatkan dalam berbagai jenis pemeriksaan dalam kedokteran nuklir. Pemeriksaan tersebut terbagi menjadi 3 kategori:
Pemeriksaan untuk pencitraan
Pemeriksaan ini memberikan informasi untuk tujuan diagnostik dan dilakukan dengan memeriksa pola distribusi radioaktif dalam tubuh.Pemeriksaan fungsi tubuh secara in vivo
Pemeriksaan fungsi tubuh secara in vivo bertujuan untuk mengukur fungsi organ tubuh atau sistem fisiologis tubuh berdasarkan absorpsi, pengenceran, konsentrasi, bahan radioaktif dalam tubuh atau ekskresi bahan radioaktif dari tubuh setelah pemberian radiofarmaka.Pemeriksaan untuk tujuan terapetikPemeriksaan ini bertujuan untuk keperluan penyembuhan, atau terapi paliatif. Mekanisme kerja umumnya berupa absorpsi radiasi beta untuk menghancurkan jaringan yang terkena penyakit.
Sumber :pionas. pom.go.

idsumber : Pionas.pom.go.id